Senin, 05 Maret 2012

Lirik Lagu Maliq & D'essentials "Sampai Kapan"

ini lagu santai yg pas banget buat suasana hatiku saat ini (gubraaaakkkk)
tapi diganti jadi bahasa inggrisnya aja yee =D


Waiting for you in my soul
I waited patiently
Hope itself
I tried to miss the shadow
Because only a shadow that is
Warm sun and the moon light
Accompany the remains of my days without you
Beautiful rainbow that appeared when the rays penetrate therecesses of your eyes, my heart


It proper that i was expecting something more than just the attention of yourself that you think is normal
Or should i save it in
And i think this creep continues for ever


I love you and it was the only one that i was not honest with you
I want you to understand
Could you realize love in my heart with put a word i said to you
Can i call you sweetheart, Love


Until when
I also can't afford to make sure i get the whole flavor of this harbor


Hear the cry of my heart of you
And I want you to understand what my heart..my heart
We're together forever

Download Lagu Maliq & D'essentials "Sampai Kapan"

Kamis, 01 Maret 2012

thank you so much


very happy I have a Best Friend like you =)


in good n bad time we are always together..
one had a problem, all also feel the problem that's
one is happy, all also feel the happiness that's


one cry, cry together                :'(
one is happy, happy together :)
one laugh, laugh together       :D
one is sad, sad together         :(


thank you Allah =))
you have given them unto me as a Best Friend..
for my Best Friend, Vensky, Gladys, Brenda, Anis, Ayu, Natasya, Nizar, Aryani, Rivandi, 'n Anggi..
don't know how else I said this to all of you, a thousand languages ​​were'nt enough to say thank you to you =))


thank you because you have become my best friend for now and forever
goodness you can't be measured with anything else
thank you so much =)


love you all :* :* :*
sama Gladys 'n Brenda =))

sama Anis =))

sama Natasya =))

                                                                        sama Ayu =))

come on you can do it


“Harus Move On. Cowok bukan cuma dia aja, come on Keiytren i know u can do it”.
Itulah kebiasaanku yang selalu aku lakukan ketika bangun tidur, berharap bahwa dia “Derfa” mantan ku, bisa hilang dari ingatanku. Setelah mandi dan make over wajah yang kusam banget,langsung deh buru-buru ke tempat meja makan.
    “Wow. Spaghetti, makasih yah ma”. Kataku sambil kegirangan.
    “Sama-sama Keiytren cantik”. Jawab mama sambil tersenyum.    
Setelah makan aku langsung bergegas menuju teras rumah dan memakai sepatu ku, setelah selesai memakai nya langsung lagi menuju ke dapur untuk pamit sama mama.
    “Mama, Keiytren berangkat dulu yah”.
    “Iya. Hati hati ya Keiy, jangan ngebut lo”. Jawab mama.
    “Beres deh ma. Bye-bye maaaa”
Segera langsung kunaiki sepeda motor matic vario biru ku dan langsung berangkat.
Sesampainya di sekolah. Aku langsung memparkirkan sepeda motorku. Hampir sampai di gerbang sekolah, aku bertemu dengan Hunny sahabatku yang sekaligus duduk sebangku denganku.
    “Hunny. Tungguuuuuu”. Teriak keras sambil lari kencang banget deh aku.
    “Iya Keiy, santai deh gak usah lari-lari gitu, gak bakal kok aku tinggalin”.
    (terengah-engah) “hemh hemh hemh, iya iya”
Sempat bingung sih kenapa si Hunny daritadi sampe sekarang masuk kelas cengar-cengir  terus.
    (menaruh tas) “Kamu kenapa Hun? Daritadi aku liat kamu cengar-cengir terus? Kamu gak papa kan?”
    “He he he, aku lagi seneng banget nih Keiy”. Jawab Hunny yang semakin cengar-cengir gak jelas.
    “Seneng kenapa kamu? Cerita dong!”. Tanyaku sambil penasaran.
    “Aku dapat pacar baru Keiy. Aku baru ditembak tadi malam sama dia, tanpa pikir panjang aku langsung terima dia, karna aku juga suka udah lama banget sama dia“. Hunny bercerita dengan senang sekali.
Aku sangat kaget, bagaimana bisa dia mendapatkan pacar begitu singkatnya waktu setelah dia putus dengan mantannya 2 bulan lalu. Aku iri dengan Hunny, mengapa dia bisa seutuhnya melupakan mantan nya? Bagaimana cara nya? Sedangkan aku? Sudah 1 tahun lama nya aku tak bisa melupakan Derfa. Hhmm, sudahlah, sahabatku yang satu ini sedang berbahagia mana mungkin aku membalasnya dengan raut muka yang murung.
    “Benarkah itu Hunny? OMG! Kenapa kamu gak pernah bilang sama aku sih? Jahat banget deh kamu”. Jawabku.
    “Maaf ya Keiy. Aku emang gak cerita sama siapa siapa tentang cowok kenalan ku ini, Belsa dan Starsi juga gak aku ceritain kok”. Jawabnya dengan santai.
“Iya deh gak papa, eh btw mana PJ (Pajak Jadian) nya? He he he”. Jawabku.
“Oke deh ntar ajj ya, waktu istirahat”. Jawab dia.
Bel istirahat pun telah berbunyi, untuk hari ini aku dapat makanan gratis. Ha ha ha.
    “Ayo dong Hun, udah laper banget nih!”. Kataku sambil pegang perut keronconganku ini.
    “Iya Keiy, tunggu deh. Belsa sama Starsi masih ribet sama guru nya tuh”
Akhirnya Belsa dan Starsi keluar dari kelasnya.
    “Hey ada apa nih? Tadi si Keiytren sms aku, bilang kalo kamu punya pacar baru ya? Wow PJ bener nih”. Tanya Belsa pada Hunny.
    “Iya nih, bahagia banget yah kamu, sudah bisa melupakan mantan kamu”. Saut Starsi sambil menyindir ku. Secara tau lah ya di persahabatanku ini yang masih belum punya pacar ya cuma aku, karna aku masih belum bisa melupakan Derfa. Dan kali ini aku termenung lagi.         
Sesampainya di kantin, aku langsung duduk di meja kantin, dan Hunny sedang memesan mie pangsit di kantin. Dan lagi lagi nih si Starsi menyindirku.
    “Eh Keiy, kamu kenapa sih? Move on gitu kek, dia juga gak bakal inget kamu lagi, inget Keiy dia udah nyakitin perasaan kamu. Masih banyak cowok yang suka kamu, ngapain juga kamu memikirkan dia terus. Inget deh Keiy udah 1 tahun lebih kamu belum move on” 
    “Beri aku sedikit waktu guys”. Dan aku termenung termenung termenung lagi .
    “Sedikit waktu? Emang kurang selama 1 tahun itu? Gila kamu Keiy!”. Saut Belsa.
Aku pun mulai badmood dengan perkataan Belsa dan Starsi yang selalu saja menyindirku karena aku masih belum punya pacar dan masih terus mengharapkan dia datang kembali kepadaku. Aku langsung berdiri sambil menggebrak meja. Dan uuppss aku tabrakan sama sahabat cowokku, Qelko namanya.
    “Gila lo ko, ngapain sih pake nabrak segala !”. Kataku sinis.
    “Kan kamu yang nabrak, kok aku yang disalahin?”. Jawabnya dengan santai.
    “Arrgghh. Tauk ah”. Jawab ku sinis banget.
Sebenernya aku uda lama sih suka sama Qelko, tapi aku masih bimbang sama perasaanku ini. Dan aku tau dia juga suka sama aku tapi dia malu buat ngungkapin perasaanya.
Bel pulang pun berbunyi, segera aku kemas barang barang ku dan menuju tempat parkir untuk pulang. Sahabat ku entah kemana ngilang, yaudah tinggal aja. Sesampai dirumah aku langsung masuk kamar dan tau lah ya apa yang dilakukan cewek kalo lagi Sebel. Di Sebelku ini aku juga sedang memikirkan si Qelko, dan mempertimbangkan perasaan ku ini. Dan lagi lagi aku memikirkan Derfa lagi. Galau mode : ON deh aku. Hiks hiks. Kebiasaanku ketika sedang bergalau aku langsung update status di FaceBook. Karna menurutku nulis status di FB dapat membantu menghilangkan galau ku.
Malam pun mulai tiba, dan aku masih membuka FB ku.
“Cethuk cethuk”. HP ku berbunyi.
    “Siapa sih ini ?”. Tanyaku dengan badmood.
Ternyata Qelko sms aku. Sudah biasa sih, karna tiap hari aku sms an sama Qelko. Hhmm baguslah, dia juga bisa ngilangin badmood ku. Dan tiba tiba huh rese’ banget deh, dia ketiduran! Daritadi smsku gak dibales sama dia. Damn!! Sudah larut malam pun aku gak bisa tidur, memikirkan apa perkataan Bella dan Starsi tadi siang di Sekolah, tapi ya sudahlah namanya orang belum bisa move on, masak harus dipaksa. Ok let’s go to sleep !
Good Morning. Happy Sunday! Yeah hari libur sudah datang, istirahat sejenak dengan tugas sekolah yang segunung itu yah. Lengkap banget aku sekarang bisa bebas sejenak, karena mama, papa, dan adekku pergi ke Surabaya dan pulang nanti malam. Yiehaaaa senang tak terhingga. Pekerjaan di rumah sudah beres semua. Langsung ku buka laptop ku dan membuka FB ku. (terkejut) “Apa? Derfa sudah punya pacar?”. Meneteslah air mataku. “Kenapa ini harus terjadi? Apakah pacar yang dimiliki oleh Derfa lebih baik daripada aku?”. Langsung aku menelpon Starsi dan menceritakan apa yang terjadi pada Derfa. Damn! Aku salah telpon, kenapa aku telpon si Starsi yang jelas jelas menginginkan aku untuk move on, makanya dia bilang gak penting. Langsung ku matikan pembicaraanku dengan Starsi. Aku berpikir terus menerus. Apa aku harus melupakan dia? Tentu saja iya, dia udah nyakitin aku banget perasaanku dia juga gak pernah ngertiin itu semua. Banyak cowok di sekolah ku yang deket sama aku, terutama Qelko, aku juga suka sama dia. Segera ku genggam erat erat tangan ku dan berteriak kerasssss “Come on Keiytren you must Move Oooooooooooonnnnnnnnnn”. Aku langsung tertawa keras.
Keesokan harinya di sekolah aku langsung menghapus lagu lagu galau yang tersimpan di HP ku, dan menggantinya dengan lagu pop yang membangkitkan gairah ku.
“Keiy? R u ok?”. Tanya Hunny yang sangat terkejut melihat tingkah laku ku.
“I’m ok guys”. Jawabku dengan singkat dan tertawa.
“Keiy, kamu gak papa kan? Plis Keiy jangan kayak gini, jangan gara gara Derfa punya cewek baru kamu jadi kayak gini “. Starsi mulai ketakutan melihat ku.
“Oh guys, kenapa kalian? Kalian pikir aku gila? Enggak guys, tenang aku sekarang sudah bisa melupakan semua tentang Derfa”. Jawabku dengan sangat bahagia.
“R u serious Keiy?”. Serempak mereka berkata padaku.
“Yeah i’m serious Guys”. Dan langsung memeluk mereka semua.
Mereka semua sangat senang dengan perkataanku ini. Begitu pula Qelko yang ternyata diam diam melihatku dengan teman temanku yang sedang bahagia ini.
3 bulan ‘tlah berlalu. Aku lalui semua hari hari dengan riang gembira. Say No To GALAU Guys!! Aku sangat sangat sangat senang akan diriku yang sekarang.
“Keiy, kamu dipanggil sama Qelko tuh. Dia sekarang di kantin. Dia nyuruh aku untuk cepet nyuruh kamu kesana!”. Si Belsa yang sedang diluar kelasku dan berteriak berkata seperti itu.
“Buat apa? Kenapa dia gak kesini aja?”. Aku masih bingung.
“Udah deh Keiy, gak usah pake protes. Sekarang kamu kesana! Cepetaaannnn keburu bel masuk bunyi nih!”. Suruh Hunny yang mulai membentakku.
“Iya iya aku ke kantin sekarang”. Jawabku.
Sampainya di kantin, aku bingung kenapa gak ada orang sama sekali? Kemana mereka semua, begitupun Qelko. Kemana dia? Atau jangan jangan mereka ingin membohongiku saja. Damn! Segera aku ambil HPku dan menelpon Qelko. Gak diangkat lagi. Makhsudnya apa sih semua ini! Hunny juga aku telpon begitu juga dengan Belsa dan Starsi. Gila mereka gak angkat telpon juga. OMG pliss dehhh, aku mulai kesel disitu.
Tiba-tiba dari belakang kantin datang sesosok cowok, itu Qelko.
“Qelko makhsud kamu apa sih? Cukup yah jail mu hari ini”. Kataku dengan sangat marah dan ingin pergi.
“Maafin aku Keiy”. Jawabnya sambil menarik tanganku berharap aku tidak beranjak pergi dari kantin.
“Kelewatan banget kamu Ko, mau ngapain kamu?”. Jawabku kesal banget.
“Aku mau bicara sama kamu. Sudah lama aku ingin mengatakan hal ini sama kamu”. Jawabnya. Dan suasana ini mulai menegangkan.
“Mau bicara apa kamu?”. Jawabku dengan tegang.
“Sudah lama aku menunggu moment yang baik untuk aku bicara sama kamu. Aku sayang kamu Keiy. Aku ingin menjadi lebih dari sekedar sahabatmu. Selalu berada disisimu disaat kamu sedang bersedih. Dan itu semua lebih dari sahabat Keiy. Keiy, kamu mau nggak jadi pacar aku?”. Tanya nya yang sekaligus membuat hatiku berdegup kencang tak tau apa yang harus aku lakukan.
Sangat kaget aku mendengarnya, namun aku sangat senang karna dia udah jujur tentang perasaannya kepadaku, dan aku putuskan untuk..
“Ok. Ku akui aku juga sayang sama kamu. Dan aku mau untuk menjadi pacar kamu”. Jawabku dengan sangat malu sekaligus senang.
 “Ciiiiyyyeeeeeee, PJ nya doonngg”. Terdengar banyak anak mengatakan itu kepadaku, tak lama kemudian mereka menghampiriku dengan Qelko.
“PJ donngg Keiy”. Kata Hunny.
“PJ donngg Ko”. Saut Belsa dengan tertawa.
“Tuh kan aku bilang juga apa, masih banyak kan cowok di dunia ini? Qelko lebih baik dari segalanya deh. Ha ha ha”. Kata Starsi.
 “Ha ha ha “. Aku hanya bisa tertawa.
Oke Keiytren, Qelko sekarang yang ada disisimu, dia yang terbaik untuk kamu saat ini. Berharap tidak ada lagi galau yang menghampiriku. Segera ku menggengam erat tangan Qelko. Qelko pun memandangku dan tersenyum untukku yang pertama sebagai pacarnya.

flichy custarro

Malam itu , tanggal 25 November 2011 , masih teringat dimana malam itu terjadi  perdebatan antara mama dan aku tentang keinginanku untuk pergi belajar ke Inggris , negeri yang selama ini aku idam-idamkan . Perdebatan yang sangat lama membuat aku merasa kesal dan membujuk papa untuk membantu ku meyakinkan mama , karna papa sudah mengizinkan aku untuk pergi belajar di Inggris . Setelah cukup lama papa membujuk mama , akhirnya papa bisa meluluhkan hati mama juga . Dan saat itu juga aku sangat senang dan mempersiapkan barang barang yang akan aku bawa ke Inggris .
Melangkahkan kaki memasuki bandara Soekarno-Hatta terasa begitu menggembirakan sekali . Norak banget yyaahh , haha . Tiba saat boarding , segera aku memberikan salam untuk mama dan papa yang terakhir kalinya . Dan pasti mereka berpesan yang pasti semua orang tau lah . Tapi khusus mama , ia tak berpesan banyak justru ia meneteskan air matanya dan memberikanku sebuah cincin dimana disitu bertuliskan mama dan papa . Ia berpesan agar aku selalu memakainya kapanpun dan dimanapun aku berada di Inggris . Setelah itu aku langsung menarik koper dan melambai untuk yang terakhir kalinya untuk mama dan papa .
Masuk di pesawat , ada dua orang pramugari yang juga membantuku menemukan tempat duduk . Dan ternyata aku duduk dekat jendela pesawat , sungguh senang sekali . Tak lama kemudian , pesawat pun berangkat . Aku membutuhkan waktu 22 jam untuk sampai ke Inggris . Sangat lelah  dan aku memutuskan untuk tidur .
Ketika aku terbangun , jam tanganku menunjukkan pukul 05.00 pagi . Assiikkk ! Berarti tinggal 2 jam lagi nih ! Benar saja , tak lama kemudian pesawatku mendarat di bandara Heathrow , London . Segera aku turun dari pesawat dan berkata “Selamat Pagi London!!”. Aku langsung menuju ke terminal untuk mencari taksi . Karena aku harus pergi ke kota Manchester yang jarak antara bandara ke daerahku itu cukup jauh . Ketika hendak menyetop taksi , ada seseorang lelaki yang menghampiriku .






“Selamat Datang , non Flichy” ujarnya dan langsung menarik koper dari peganganku.
Aku terbengong bingung siapa lelaki ini ? Aku sama sekali tidak mengenalinya.
“Mmm, permisi, aku pikir anda salah orang ” , jawabku.
“Haha , anda tidak berubah ya , dari dulu tetap saja suka bercanda” , ujarnya sambil jalan menarik koperku.
“Maaf , saya memang bukan Flichy . Saya Fidxi , Saya dari Indonesia , senang bertemu anda” , ujarku seakan mengambil koperku darinya .
“Sudah deh non bercandanya , Silahkan masuk mobil . Mungkin non masih terlalu letih”, jawabnya sambil membukakan pintu mobil .
“Eeehh... Pak, ini mau kemana ?” tanyaku.
“Ya  ke rumah non lah tentunya” , jawabnya .
“Kan saya sudah bilang saya bukanlah Flichy . Saya Fidxi dan saya datang dari Indonesia untuk kuliah disini!” kataku sambil kesal.
“Non , yang pertama , anda adalah Flichy Destania dan kedua , anda ke Indonesia untuk berlibur dan sekarang anda pulang karena liburan anda sudah selesai . Tetapi , jika anda masih bersikeras mengatakan bahwa anda bukanlah Flichy , mari saya antarkan ke tempat yang hendak di tuju , Hendak kemana Nona Fidxi ?”
“Mau ke Jalan Folyla No.02” .
Ia hanya tersenyum kecil dan segera masuk mobil . Selama di mobil , aku menikmati pemandangan yang indah di luar .
“Maaf , siapa nama Bapak ?” tanyaku.
“Anda boleh memanggil saya Clifton” , jawabnya .
Aku lalu memintanya untuk memutarkan kaset . Dan ia memutarkan sebuah lagu yang sangat kusukai .
    “Waahh ternyata selera kita sama” kataku .        
    “Ini adalah lagu kesukaan Nona Flichy”, sahutnya .
Kebetulan yang menakutkan , Aku ingin sekali cepat sampai tujuan . Hingga aku terbebas dari kebingunganku ini .
Tak lama kemudian  mobil memasuki pekarangan rumah . Aku berdiri di depan rumah bergaya klasik dengan halaman rumah yang cukup luas ini . Aku berpaling bertanya ke Pak Clifton .
“Kenapa Bapak bisa tau rumah ini ?”
“Sebab ini adalah rumah Nona Flichy , dan saya pekerja disini , Jalan Folyla No.02” . Jawabnya yang langsung meninggalkanku .
Kebetulan yang sangat aneh . Siapa Flichy itu ? Masih menyimpan pikiran yang sangat bingung sambil membuka pintu rumah . Masih memegang handle pintu depan , terdapat 10 orang pelayan yang langsung menyapaku.
“Selamat Datang , non Flichy”.
Tak lama kemudian , muncul seorang laki-laki berumur 40’an dan seorang wanita berumur 35’an .
“Selamat Datang sayang” sapa wanita itu dengan rautan wajah yang sangat senang sekali .
“Kami sangat merindukanmu Flichy” , ujar lelaki itu dan langsung memelukku.
“Saya minta maaf , tapi saya tidak mengenal anda . Nama saya Fidxi . Saya dari Indonesia yang ingin kuliah di Inggris” , Kataku .
“Baik , kalau kamu tetap tidak percaya , mari kita buktikan saja . Melalui komputer ini kamu akan mendapatkan data data mengenai manusia di bumi ini” , ujar lelaki itu .
Aku langsung mengetikkan data data ayahku , dan langsung mengetik tombol enter.
 “Apa!” , teriakku . 
Komputer itu menunjukkan sebuah kalimat yang berbunyi “Data yang kamu cari tidak ditemukan” . Aku sangat tidak percaya  , aku mencobanya lagi dengan data data mamaku , ternyata hasil nya pun sama , tidak dapat ditemukan.
“Ada apa ini ?” , teriakku . “Cepat hidupkan kembali!” pintaku dengan nada tinggi.
Aku sangat takut . Apa yang terjadi ? Mengapa data data keluargaku tidak ada ? Saat komputer menyala lagi pun aku segera mencoba kembali mengisi yang kali ini menggunakan data dataku . Aku memasukkan namaku , Fidxi Custarro . Kembali kalimat yang ditunjukkan pada komputer itu sama . Tanpa pikir panjang aku kembali memasukkan data data ku yang kali ini menggunakan nama Flichy Destania. Aku sangat terkejut . Informasi tentang diriku berada disitu semua , sedari bayi hingga sekarang semua tertera di situ . Yang berbeda adalah nama mama dan papaku , Alther dan Allison Custarro.
“Kalian???”
“Iya , Nak . Saya adalah Alther , Papamu dan Allison adalah Mamamu . Ada apa ini ? sebegitukah kau melupakan kami ?Haha...”
Aku terdiam dan tak mampu bicara apapun .
Beberapa hari di sana , kepercayaanku mulai goyah . Semuanya terasa nyata . Bahwa aku ini memang benar benar Flichy . Banyak sekali fakta yang membuktikan , salah satu nya adalah seorang pelayan tua yang katanya telah menjagaku dari kecil berkata bahwa dia sangat yakin kalau aku adalah Flichy . Aku mulai memahami ini semua . Semenjak ada kabar bahwa pesawat yang kunaiki tersebut mengalami goncangan yang lumayan keras pada saat penerbangan , dan ada saksi yang melihatku bahwa aku terbentur jendela pesawat hingga aku sampai tak sadarkan diri selama 15 jam , yang sebelumnya aku kira aku sedang tidur .
Aku berjalan menuju sebuah balkon depan rumah , sambil berpikir yah nikmati saja . percaya sajalah toh juga tidak ada salahnya kan.
Seketika teringat sesuatu . Aku pun segera berlari menuju komputer yang berada di kamarku dan segera mengetikkan nama Alther Custarro . Ketika aku tekan tombol enter , aku terkejut karena disitu tertera bahwa Alther dan Allison Custarro tidak memiliki anak . Aku langsung tersenyum kecil . Semuanya persis seperti apa yang aku kira sebelumnya . Mereka telah menukar dataku !
Tanpa berpikir panjang aku langsung pergi menuju bandara . Aku mau pulang! Aku tidak akan ragu lagi . Berada dalam pesawat aku tertawa memikirkan sungguh bodohnya aku selama ini karena telah di bohongi oleh mereka semua .
Tiba di bandara Soekarno-Hatta , aku langsung menyetop taksi dan langsung menuju ke rumah . Semuanya biasa saja sampai aku tiba di depan rumah dan langsung dikejutkan oleh beberapa karangan bunga yang terdapat di teras rumahku yang berisi turut berduka cita . Siapa yang meninggal ? Dadaku terasa berdegup kencang . Siapa ? Mama ? Atau Papa ? . Secepat halilintar aku segera menuju rumah . Aku sangat lega karena mereka berdua hanya duduk diam tertunduk.
“Mamaaaaa!! Papaaaaa!! Fidxi pulaaaaaaannnggg!!” , teriakku .
Tetapi mereka hanya terdiam sama sekali tidak menjawab teriakanku barusan. Aku berusaha untuk memeluk mereka dari depan. Namun tidak bisa . Aku seakan tak terlihat . Aku kembali bingung dan gemetaran . Kenapa aku ini ? Aku merasa  seolah aku ini adalah HANTU ! Aku berjalan keluar rumah dan menangis bingung gemetaran kenapa aku bicara tak ada yang mendengar teriak pun tak ada yang mendengar , aku berdiri di depan banyak orang mengapa aku tak bisa diliat oleh mereka ? Mengapa ? . Seketika itu pula , Aku merogoh kantung celanaku untuk mengambil HandPhone dan tiket pesawatku . Namun hasilnya nihil . Aku juga mencari tas , namun aku sadar aku tidak membawa tas dan apapun . Aku pun baru sadar kalau ternyata aku belum membeli tiket pesawat ! Lantas taksi tadi ? Dan orang orang di rumah Flichy ? Di tengah kebingunganku , tanpa sengaja , mataku menangkap sebuah tulisan yang ada di karangan bunga . Di sana tertulis , ‘Turut berduka cita atas meninggalnya Flichy Destania Fidxi Custarro pada kecelakaan pesawat Landendia Air 209 , 08 November 2011’ .

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

A. Apa yang disebut NARKOBA ? Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat...